Pages

Showing posts with label Secuil Cerita : Kitchen. Show all posts
Showing posts with label Secuil Cerita : Kitchen. Show all posts

Garang asem Resep Uti

Saturday, June 13, 2015

Selamat Hari sabtu selamat berlibur!
Yup lagi libur dan agak nganggur jadi balik ke dapur 
Sudah lebih dari setahun tidak pernah mampir ke rumah sepotong roti, begitulah bila dilema antara rindu menulis dan malas bercampur haha.
Baiklah, banyak cerita, banyaaak sekali dan hey saya seorang istri sekarang finally ya  cerita tentang pernikahan dan segala persiapannya kita bahas lain kali ya hari ini kita nikmati dulu garang asem resep dari uti yang masih saya ingat samar-samar 
Bahan :
- satu ekor ayam kampung potong jadi 8/sesuai selera
- 5 pasang Rempelo hati
- santan 1/2 butir kelapa peras masih kental
Bumbu :
- 3 buah tomat hijau iris-iris
- 5/sesuai selera blimbing wuluh iris-iris
- 5 cabe rawit merah iris serong
- 10/sesuai selera cabe rawit hijau biarkan utuh
- 3 cabe merah besar iris serong
- 3 cabe hijau besar iris serong
- 4 siung bawang putih iris serong
- 5 siung bawang merah iris serong
Pelengkap:
- Daun pisan jemur biar lemas saat dilupat
- Tusuk gigi untuk pengait
- Garam
- Gula
* Laos, daun jeruk secukupnya dan serai (untuk merebus ayam di awal)*
Cara membuat ;
- Rebus ayam  dan rempelo ati sampai empuk dengan laos, daun jeruk dan serai supaya tidak amis dan tidak terlalu lama saat dikukus, tambahkan sedikit garam, setelah empuk angkat.
- Campurkan semua bahan dan bumbu dalam satu wadah besar aduk hingga rata dan diamkan.
- Kemudian siapkan daun pisang yang telah dilap bersih dan letakkan bahan yang sudah tercampur sedikit demi sedikit di daun pisang sertakan pula kuah dari santan yang sudah tercampur dengan bumbu.
-Siapkan pengukus pastikan air mendidih tidak sampe keatas sehingga hasil kukusan akan cantik dan bumbu tidak rusak. Setelah mendidih masukkan bahan yang sudah dibungkus tadi ke pengukus.
- Tunggu 20-30 menit dan pastikan ayam jadi "merotol" *sungguhan saya tidak menemukan padanan kata indonesianya merotol . Baiklah kemudian angkat dan letakkan dipiring saji.
Note :
- Ketika ayam dicampur bumbu, semua bumbu dalam keadaan mentah jadi jangan lupa dicicipi terlebih dahulu. Bisa jadi ketika mentah tomat dan blimbing wuluh tidak terlalu memberi efek kecut namun pas sudah matang rasa tomat dan blimbing akan lebih kuat
- Semua takaran sesuai selera jadi bisa ditambah atau dikurangi karena ayam yang saya gunakan diatas ukuran sedang
Selamat mencoba dan nambah lagi 

Scrambled egg ala Rumah Sepotong Roti

Thursday, June 21, 2012

Walla.....

Saya terburu-buru mau pulang saat ini, tapi cerita sarapan pagi cantik ini terlalu sayang untuk di lewatkan. tumben saya pulang cepat ya? haha *mau ke dokter gigi*

Ini bukan tadi pagi sebenarnya, namun beberapa hari yang lalu...saat terbangun dengan senyum mengembang dan entah kenapa kemudian mengeluarkan telur dan tomat serta lolade dari kulkas dan jadi lah sarapan pagi yang cantik ini. Hemm...sebenarnya sarapan ini tidak cukup mengenyangkan untuk saya yang terbiasa sarapan nasi haha :)) namun sarapan ini mengingatkan saya pada salah satu adegan di film " Eat, Pray and Love" nya Julia Robert . Ada di salah satu bagiannya saat dia sedang berada di Italy, terbangun di pagi hari dengan perasaan bahagia, memanaskan air, merebus beberapa buncis dan telur...saya bisa merasakan perasaannya saat itu persis seperti yang saya rasakan beberapa hari lalu...feel blessing :)


scrambled egg, lolade and tomato
Kalau saja itu weekend saya akan bersandar di sofa lebih lama, tapi karena hari itu hari kerja tentu saja saya harus bergegas ke kantor setelah menghabiskan susu coklat hangat saya.

Memulai hari dengan sarapan yang tidak terlalu mengenyangkan dan perasaan bahagia membuat hari menjadi lebih indah. :)


Spaghetti Pertama

Friday, June 15, 2012

Walllaaa...
This is it Spaghetti Bolognese ala Chef Klita Quinn  ;)

(My Spaghetti Bolognese :D)
Senyum cengar-cengir saat membawa spaghetti ini ke kantor lalu memanggil semua orang untuk mencobanya. Beberapa diantaranya melihat saya dengan muka ragu haha jelas saja, ini hasil karya saya yang pertama untuk spaghetti namun setelah saya yakinkan dan mereka berkata " Enak ciiinnn!!" huwaaaa mata saya mulai membesar dan berkaca-kaca (persis film kartun jepang) haha =))

Pagi tadi saya bangun dengan senyum lebar di bibir saya entah kenapa mungkin mood nya memang sedang baik, lalu terlintas spaghetti yang sudah lama tersimpan sejak acara lomba masak yang gagal itu, Anda masih ingat kan? yang ini http://rotisepotong.blogspot.com/2012/04/gagal-lomba-masak.html haha

Lalu saya segera bergegas ke dapur dan membawa semua bahan yang diperlukan.
Bahan :
250 gr spaghetti (La Fonte)
Keju parut

Saus :
1 sdm mentega
75 gr bawang bombay cincang halus
2 siung bawang putih cincang halus
1 bungkus cornet beef
1 sdt merica
1 sdt oregano
100 gr saus tomat
50 gr pasta
kaldu
garam

cara membuat :
Buka handphone Anda dan lihatlah berbagai resep sepaghetti disana hahaha karena memang itu yang saya lakukan tadi pagi. Alhasil hanphone saya terkena mentega :)) .

Pertama saya potong-potong dan cincang bawang bombay dan bawang putih, untuk bawang bombay saya lihat di beberapa resep takarannya sebanyak itu sedangkan yang saya punya adalah satu buah bawang bombay yang sangat besar jadi saya lihat di plastiknya masih tertera berapa berat bawang bombay itu jadi saya kira-kira saja untuk 75 gram seberapa.

Panaskan 1 sdm mentega lalu tumis bawang bombay dan bawang putih yang sudah dicincang tadi. Setelah tercium harum, masukan daging cincang harusnya namun karena yang saya punya sebungkus kornet daging jadi itu yang saya masukkan dan aduk rata. Lalu tambahkan saus tomat, oregano, pasta, garam, mrica dan kaldu, harusnya kaldu ini adalah 100 cc yang artinya itu kaldu berbentuk cair dan yang saya tangkap dalam otak saya tadi pagi adalah kaldu gel sebanyak 100 cc, itu lho kan ada kaldu instan yang agak mengental seperti gel, nah itu dalam angan saya kita harus memasukan 100 cc kaldu gel itu, sedangkan satu bungkus saja hanya 30 cc dan itu sudah terlihat sangat banyak sekali. Karena saya tidak yakin, jadi saya hanya menambahkan setengah sendok teh kaldu gel saja haha (untung saja begitu, kalau saya tambahkan satu bungkus pasti asin sekali haha).

Menurut chef La borne alias Bapak Tony La borne karena saya sama sekali tidak menambahkan air yang seharusnya ada dalam kaldu cair tadi makanya saos lebih kental tapi *dengan gaya sok juri Master chef pak Tony melanjutkan penilaiannya, katanya rasanya "enaaaaak" dan dia menyantap bersih spaghetti hasil karya saya haha (apapun motif dia menghabiskan spagehtti itu saya sangat bahagia) hahaha saya masih belum bisa percaya kalau mereka bilang enak :))

Baiklah lanjut lagi mengenai proses pembuatannya, setelah selesai membuat saos saya baru merebus spaghetti nya dalam air yang sudah saya tambahkan 1 sdm mentega sehingga spaghetti tidak lengket. Lalu saya masukan ke wadah terpisah antara spaghetti dan saosnya lalu saya bawa ke kantor. Dan taraaa...sampai kantor spaghetti nya agak mengeras namun untungnya tidak patah-patah. Lain kali saya akan memasak spaghettinya di kantor saja biar tetap lembut. Setelah di tata rapi di piring jangan lupa di taburi keju parut ;)



 
 Saya bukan pecinta spaghetti sesungguhnya, namun saya malah jadi terobsesi untuk membuat spaghetti-spaghetti selanjutnya *sudah tidak sabar* haha :D

Spaghetti tersantap habis oleh teman-teman kantor, saya terharu sekali haha...jumat yang menyenangkan dan penuh senyuman ^^

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS