Pages

Showing posts with label Secuil Cerita : Love. Show all posts
Showing posts with label Secuil Cerita : Love. Show all posts

Oborolan sore : tentang jodoh

Sunday, October 2, 2011

Sore tadi saya menelpon teman smp saya, salah satu sahabat saya sampai sekarang. Dia sudah menikah, tinggal di jakarta bersama suami dan anak laki-lakinya yang lucu. Sampailah obrolan kami pada jodoh, menikah dan sejenisnya. Dia menyeletuk " Kalau jodoh itu prosesnya akan terasa sangat simple, tidak terlalu rumit," mengingat kisah cinta dan pertemuanya dengan sang suami dulu memang tidak serumit kisah cintanya yang sebelum-sebelumnya.

Hemm...saya tertegun memikirkan celetukan kecil sahabat saya ini. Mungkin memang benar begitu, namun bisa juga tidak. Ahh entahlah saya juga tidak tahu, itu bukan hak saya untuk menebak-nebak. Namun dari beberapa study kasus dari teman-teman dekat saya yang akhirnya menemukan kisah cinta sejati mereka beberapa memang tidak terlalu rumit, semua terasa pas, nyambung dan klop! Meski ada juga beberapa yang harus melalui jalan berliku untuk akhirnya bersama.

Saya jadi berfikir sesuatu, sebenarnya dengan begini Tuhan telah memberikan petunjuk, segala kerumitan dan kekomplekkan itu adalah petunjuk bahwa tidak ada jodoh disana. Kerumitan dalam arti proses menuju penyatuan dua pribadi yang berbeda. Namun kadang kita terlalu sibuk mengurusi dan membenahi kerumitan dan kekomplekan itu hingga lupa untuk melihat hal-hal lain dan hati-hati yang lain yang telah terbuka untuk kita.

Ahh cinta itu....deritanya tiadak akhir ~Pat Kai :D

mencintai itu pilihan

Sunday, July 3, 2011

Tidak semua hal indah harus ditakdirkan bersama, namun setidaknya itu akan tetap indah dalam kenangan. Kata teman saya mencintai adalah keputusan, keputusan memilih mana yang ingin kita jalani. Meski kadang memilih itu begitu sulit. Memutuskan menghabiskan sisa hidupmu bersama seseorang adalah hal yang paling sulit. Iyakan??sulit bukan?!! Apa kamu tidak merasa begitu?? emmm..menurut saya itu sangat sulit.

Kadang ada saat kita bertemu seseorang yang sangat tepat, seseorang yang mampu membuat kita selalu tertawa, yang hidupnya dipenuhi banyak petualangan, bersamanya kita akan merasa hidup, merasa penuh petualangan, pergi ketempat-tempat baru, mengerjakan semua hal dengan penuh tawa namun ada saat dimana kamulah orang yang lebih memperhatikan dia dari pada dia yang memperhatikanmu. Ada saat yang lainnya,kita bertemu seseorng yang sangat baik, yang dimatanya kita adalah dewi yang selalu dia puja, yang rela berlari mengelilingi gunung untuk mu, yang rela membangung seribu candi untuk mu (kalau versi berlebihan seperti itu mungkin) namun bersamanya ada keraguan menjalani sisa hidupmu dengannya entah karena apa. Dan akhirnya kamu sendiri yang terduduk bingung pada pilihan-pilihan di depan mu dan satu lagi waktumu tidak banyak, ehmm jadi apa yang kamu lakukan? Apa kamu masih akan tetap mencari? Tapi semua kereta bagus sudah pergi, semu bus bagus sudah berangkat duluan, ada beberapa bus yang sekarang menunggumu, tapi kami masih tetap diam, apa kamu mau membiarkan bus-bus ini juga pergi seperti bus-bus lainnya??!!

Drama Korean Series of My Life

Tuesday, June 21, 2011


Pagi ini agenda si Bos adalah Meeting Review bulanan untuk semua cabang, dan seperti biasa saya selalu ikut, mengingat tuntutan pekerjaan saya yang kurang lebih adalah selaku personal asistantnya si bos. Biasanya saya selalu datang pagi untuk meeting review seperti ini, sudah duduk manis menyiapkan laptop dan menunggu yang lain datang. Tapi pagi ini benar-benar tidak beruntung, saya bangun terlambat karena beberapa hari ini banyak menghabiskan waktu untuk melihat serial drama korea dan saya terlambat!

Saya datang saat semua orang sudah duduk di kursi masing-masing, bahkan saat para pimpinan direksi dan petinggi kantor lainnya sudah ada disana. Saya membawa tas laptop dan tas jinjing saya memasuki ruangan yang sudah penuh itu, muka saya merah! saya sadar sekali sepertinya rambut saya sudah seperti tertiup angin puting beliung, make up saya? bagaiman make up saya? apa masih seperti semula saat di rumah?ahh..saya tidak sempat memastikan make up dan rambut saya dulu apakah baik-baik saja tau tidak, saya tidak sempat melangkah ke kamar mandi, karena saya lihat ruangan sudah penuh dan meeting sudah dimulai. Saya memasuki ruangan dengan pikiran yang terus berputar dan muka saya terus menekankan ekpresi tenang, padahal itu sulit sekali, rasanya seluruh mata sedang menatap saya sekarang, padahal mungkin saja tidak. Saya mulai berhalusinasi.

Bagus!! Saya tidak menemukan kursi kosong di deretan meja panjang ruangan meeting. Ada beberapa kursi kosong tapi tidak dengan meja, tentu saja tidak mungkin. Saya harus duduk di kursi yang ada mejanya, karena saya harus menyalakan laptop dan mencatat semua hasil meeting. Untunglah Pak bos meminta salah satu diantara mereka yang duduk disitu untuk pindah. Saya dapat kursi! Langsung saja saya mengambil posisi, sebelah saya bos saya yang lainnya, yang sangat tampan dan mempesona, saya menguatkan diri untuk tidak salah tingkah. Saya mulai menyiapkan laptop dan saat saya buka..gleek!!!  saya menelan ludah, rasanya tenggorakan benar-benar kering dan tercekik, laptop itu kotor sekali!! Saya lupa membersihkannya semalam. Oh tidak, tidak sekarang, saat disamping saya duduk dia, pak bos yang satu ini sangat bersih dan pecinta kebersihan.  Uhhh..saya tidak berani melihat kearah dia, saya benar-benar tidak berani. Saya tidak bisa membayangkan kalau saat ini dia sedang mengamati saya dengan laptop yang super kotor penuh debu itu. Suhu di ruangan terasa panas padahal saya tahu ruangan ini tidak pernah sepanas ini, ini hanya temperatur alami tubuh saya.

Saya mulai membersihkan laptop dengan tissue perlahan, rasanya ingin lompat dari jendela, terkubur dalam-dalam di tanah. Saya mulai berhalusinasi lagi. Saya harus kuat, harus menguatkan diri. Selesai merapikan laptop saya meletakan tas laptop yang terbuat dari kulit itu dibelakang saya, dikursi yang saya duduki. Setelah mengambil handphone di tas jinjing saya, saya meletakan tas jinjing itu pula di kursi yang saya duduki dan sudah ada tas laptop dibagian belakangnya itu. Alhasil separuh dari kursi yang saya duduki itu diisi dengan tas-tas saya. Saya duduk agak maju dan sungguh itu sama sekali tidak nyaman. Belum ada satu menit, pak bos tampan disebelah saya berkata  " Penuh sekali, letakan dibawah saja," dengan nada suara yang sangat lembut dan sikap seorang gentlement dia mengambil tas laptop di kursi saya dan meletakannya di bawah meja. Suhu ruangan terasa semakin panas, saya melihat kearahnya sebentar, saya hanya mengangguk dan kembali menatap laptop saya, saya kehabisan kata!

Sepanjang meeting saya tidak berani menoleh kerahnya, hanya sesekali kalau-kalau dia membutuhkan bantuan saya atau menanyakan sesuatu  yang membuat saya terpaksa harus menoleh kearahnya dan memperhatikan dia bicara dan saya tidak sanggup melihat wajahnya dan tentu saja bibir sexy itu...haha saya sudah benar-benar gila.

Meeting selesai, sesekali kami masih berbicara saat makan siang, tapi seperti hari-hari yang lalu saya tidak pernah berharap banyak tentang semua ini. Ini indah, terlalu indah, sebagian kisahnya hampir mirip dengan serial drama korea yang selalu saya lihat.. saya belum tahu endingnya, namun jika ini akan seperti cerita serial drama korea, maka ini seharusnya akan berakhir dengan sangat indah ...^^
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS