Pages

Type Center of Universe person

Thursday, June 15, 2017

Sudah lama gak nulis blog, saya jadi mengalami kerancuan kepribadian. Apa pula kerancuan kepribadian? menurut definisi saya sih orang yang kehilangan pegangan siapa dirinya yang sesungguhnya, itu menurut saya jangan dianggap serius karena tidak ada dasarnya. dan saya juga tidak bisa berjanji akan mencari dasarnya karena setiap kali saya berjanji di blog jarang sekali saya tepati.

pada saat menulis ini saya sedang emosi tinggi, jengkel tanpa alasan karena ke" center of universe" an saya terusik. Hemm saya bahkan sudah tidak peduli apa tulisan ini akan menarik atau tidak? apakah sesuai EYD atau tidak yang dimana setiap kali saya nulis di blog saya selalu memperhatikan eyd dan kesesuaian kata, sangat perfeksionis? iya. Memang seperti itu saya dan itu membuat saya tersiksa sendiri.

Kembali ke soal center of universe itu tadi sebenarnya sudah sering orang bilang bahwa saya sangat suka menjadi center of universe eits jangan difikir ini selalu in good way karena disini saya lebih mendifinisikannya sebagai sikap yang egois. Dimana ke aku-annya lebih di dahulukan dan hanya memikirkan tentang diri sendiri.

Btw marah saya agak mereda saat saya sampai pada baris ini harusnya saya lebih sering nulis blog lagi biar tidak terlalu ingin menjadi center of universe dan menjadi perhatian seluruh dunia. Mungkin bisa jadi syukur yang kurang dengan semua yang saya punya *istigfar*.

Kemudian kenapa saya menulis ini karena ini sebenarnya bukan sikap yang pantas dibanggakan? nah karena itu saya ingin berhenti menjadi center of universe, let go the things and be nice to people. Gitu? iya gitu . Boleh tidak?

Some help may need or some reference book  if you have to suggest, i would thank you so much :)




Kinan ( Serpihan 1)

Friday, July 29, 2016

Kinan tertegun di meja kerjanya memandangi layar laptop yang dibiarkannya kosong. 
Bukan, bukan tugas kantor hanya halaman words yang sudah diniati dari semalam untuk ditulis namun tetap saja kosong hingga fajar hampir saja menyingsing. Ah...bahkan kantukpun enggan menyapa. Fikirannya terus mengembara pada hari-hari lalu yang telah di lewatkannya dengan percuma. Sesalpun tak ada guna, batinnya.

Sama sia-sianya ketika pandangannya hanya tertuju pada halaman kosong di depannya.
Kesadaran membawa Kinan bangkit dari kursinya dan melangkah menuju pintu yang mengarah ke balkon.
Langit masih kemerahan di luar sana, ranum, bagai buah yang siap dipetik.
Kinan kembali lagi ke dalam kamarnya, menyeduh kopinya yang ketiga semalaman ini dan membawanya kembali ke balkon.
Gaun putihnya melambai diterpa semilir angin pagi, perlahan mata Kinan terpejam menikamati sejuknya udara yang hampir selalu terlewatkan setiap harinya.

Patah hati mampu membuat seseorang terjaga semalaman dan begitu sangat menikmati pagi.
Hati yang terluka seolah tak ada habisnya untuk di ceritakan dan tak ada habisnya menghampiri Kinan. Diakhir 28 tahunnya, dimasa yang kata mamanya semua teman SD sudah punya anak 2, Kinan masih berkutat dengan patah hati. Ah sudahlah lupakan apa kata mama, batin Kinan menenangkan diri sendiri.

Fikiran-fikiran carut marut bermunculan mengembara entah kemana. Dan tiba-tiba lamunannya terhenti saat sebuah suara dari balkon sebelah mengagetkannya.
Pintu penghubung menuju balkon aprtemen sebelah terbuka, seorang pemuda dengan rambut berantakan muncul sambil menguap lebar. T shirt putih, celana pendek berjalan dengan mata masih setengah terpejam dan membawa secangkir minuman. Kinan memandanginya dengan heran, dia bahkan tidak pernah tahu siapa yang tinggal di kamar sebelah.
Lelaki itu membuka matanya penuh ketika Kinan masih memperhatikan semua tingkahnya dan buru-buru membuang pandangan saat lelaki itu menetapnya kaget hingga krmudian tersenyum.
"Jarang ke balkon ya? Atau baru pindah? Saya tidak pernah lihat" Ucapnya lalu kemudian menyeruput minuman dicangkirnya.
"Oh jarang aja, tidak pernah malah" ucap Kinan bangkit dari kursinya.
" Mau kemana? Sebentar lagi matahari muncul dari balik gedung sebelah sana kamu pasti suka" ucapnya sambil menunjuk gedung lain di depan apartmen kami.
Balkon apartment dipisahkan dengan pagar besi tinggi sampai ke teras belakang namun tetap masih ada celah diantaranya meski tidak bisa dilewati.
Kinan kembali duduk seperti terhipnotis suara berat dari sebelah.
"Saya Tio , kamu?"
" Kinan"
Dia kembali meneguk minumannya, dan tak lama matahari muncul dari balik gedung seperti yang di janjikan, merah keemasan berpendar tertabrak warna cat gedung dengan design minimalis warna-warni itu. Cantik.

" Cantik" ucap Tio dengan muka tersenyum masih memandang ke arah matahari, tak lama kemudian pria tinggi tegap itu memutar badan dan berjalan menuju pintu lalu masuk ke dalam apartmennya tanpa berpamitan pada Kinan, Kinan masih ternganga memandangi bayangan lelaki itu berlalu..... (bersambung)

Cerita Hamil Pertamaku - Part I

Saturday, November 7, 2015

Masih males cerita persiapan wedding dan segala prosesinya, inget aja udah kebayang lagi capeknya hehe. Sementara ini yang terupdate adalah cerita kehamilan ku dan detik-detik menyambut Baby A.

November ini memasuki bulan ke 8 sekitar 35 minggu kalau di hitung menggunakan aplikasi perkiraan kehamilan.

Waktu itu merriednya 13 Maret 2015 satu bulan kemudian sudah tidak dapat menstruasi. Hari-hari menjelang menstruasi dibulan april yang seharusnya, ditunggu dengan harap-harap cemas beserta segala gejala keanehan yang terjadi. Tapi saat itu suami sudah yakin kalau saya hamil. Makan jadi seperti orang kesurupan baru ditinggal berdiri sudah lapar lagi, suka banget sama salak bisa ngabisin sekilo salak pondoh seorang diri dan ngamuk-ngamuk gak karuan gara-gara salak yang sudah saya timbang tidak dibayarkan dikasir karena suami khawatir saya makan salak kayak orang kesurupan haha :D Besoknya dia belikan lagi salak di pasar dan tetap tidak mau karena maunya salak yang di supermarket yang manis yang lagi diskon * ohh please*

Karena penasaran awal april beli test pack setelah browsing sana-sini dari testi yang ada kita pilih merek onemed harganya sangat murah cuma 3rb an di apotik dan hasilnya sangat akurat (test pack ini kemudian saya rekomen kebeberapa teman yang baru saja menikah haha). Hasil hari itu garis pink yang kedua tidak seberapa jelas besok siangnya saya mengalami flek pada saat itu saya sudah kecewa, saya fikir menstruasi namun sampai sore ternyata tidak dan kami putuskan untuk pergi ke dokter saja.

Hari itu tanggal 10 April 2015 dan di dokter masih baru terlihat wadah janin saja karena masih terlalu dini namun itu sudah lebih dari cukup, waktu itu di Dr. Ernawati jl. Darma husada diberi beberapa vitamin dan penjelasan serta foto 2D tempat bakal baby A bermain di perut mommy klita selama 9 bulan ke depan* I'm so excited*



Dokter Erna cukup jelas dalam meberi penjelasan antrian juga sangat panjang hari itu terlebih kami dating terakhir dia memberi kami catatan tentang makanan apa saja yang boleh dan apa saja yang tidak, aktifitas yang boleh dan aktifitas yang tidak.

Setelah dari sana saya masih mencari beberapa referensi dokter lain dan salah satunya Prof. Dr Budi Santoso yang biasa disapa Prof Bus. Beliau praktek di RSIA Kendangsari, RSIA Kendangsari - Merr, Apotik El Shafi Jl. Jemur Sari.

Akhirnya 27 April 2015 kami periksa lagi ke Prof Bus di Kendangsari waktu itu berangkat jam 3 sore dapat no antrian 7 kalau berangkat lebih sore lagi bisa dapat no antrian lebih banyak dan jangan coba-coba datang di hari sabtu pagi bila tidak datang pagi-pagi sekali karena akan antri sangat lama. Sabtu beliau praktek di kendangsari mulai pagi sampai siang.


Memasuki bulan kedua kehamilan banyak sekali perubahan yang terjadi, payudara yang mulai membesar dan terasa sangat gatal sungguh-sungguh gatal kata orang-orang tidak boleh di garuk nanti membekas tapi saya sudah tidak tahan selain saya kasih minya zaitun secar rutin tiap malam dan kapunpun gatal menyerang, makanya selalu bawa-bawa  minyak zaitun/ baby oil kemana-mana. Beberapa minggu dilewati dengan penuh perjuangan karena gatal datang tanpa tahu tempat, mulai belanja bra menyusui di umur kehamilan yang masih muda karena semua sudah tidak cukup jadi sekalian aja langsung beli bra untuk menyusui.

Setelah gatal pada payudara selanjutnya saya mengalami sakit yang amat sangat setiap kali naik atau turun dari motor bahkan turun mobilpun sakit pada bagian selangkangan, bangun tidur juga sakit. Saya sharing dengan beberapa teman kuliah yang sudah lebih dulu punya anak ada yang bilang dia mengalami hal yang sama pada kehamilan 7 bulan tidak awal-awal kehamilan seperti saya. Ketika saya tanyakan pada dokter saya beliau hanya menjawab " Tidak apa-apa semua normal kok dinikmati saja" Bagaimana saya bisa menikamatinya dok jika berjalan saja rasanya sakit, masa iya sampai kehamilan 9 bulan akan seperti ini terus saya sudah sangat khawatir namun untungnya rasa sakit itu hanya berlangsung kurnag lebih sebulan.

Dibulan kedua saya juga mengalami gangguan makan yang orang-orang hamil biasanya pagi hari ini saya muntah-muntah dan mual-mual pada malam hari. Sesekali saja apda pagi hari selebihnya banyak terjadi di malam hari terlebih bias suami baru pulang kerja. Si baby seperti tahu dan minta perhatian papanya haha :))

Sampai pernah suatu hari sehabis control di bulan mei karena mual yang sangat hebat saya muntah-muntah di mobil tanpa bias di tahan lagi. Mual-mual juga bias terjadi biasanya kalau saya tidak suka makanan itu dan tetap memakanya.



Nah foto diatas ini pas control si baby terus pulangnya muntah-muntah di mobil, lucu ya pas ditunjukin dia mulai membentuk mana kepala mana kaki ahh Allah sungguh luar biasa  * Terimakasih Ya Allah untuk kepercayaan ini jagalah kami selalu hingga hari itu tiba*

Ayam Goreng Laos

Wednesday, August 26, 2015

Ternyata jadi ibu-ibu dan harus mikirin mau masak apa besok itu repot banget. Ahh 2 jempol untuk ibu-ibu kita yang sudah begitu sabar menyiapkan aneka hidangan lezat untuk anak-anaknya.

Dari semalam saya sudah browsing resep masakan mau masak apa sangking tidak ada idenya. 😅😅 akhirnya kepikiran ayam goreng laos harusnya temannya itu sayur asem, sambel terasi ya tapi karena waktu yang terbatas (alasan) dan kenyataanya temannya adalah tumis brokoli cambah coba 😅 tidak nyambung sama sekali untung ayam laosnya sesuai harapan. Supaya cepat saja mengejar jam kantor yang sudah mepet 😆

Ini pertama kalinya bikin ayam goreng laos lengkap selaos parutnya. Saya sempat baca resep sana-sini dari google kemudian saya buat versi saya :

Bahan :
- Ayam satu ekor
- 1/2 Jeruk nipis peras airnya
- 2 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- minyak goreng

Bumbu  :
- 1/2 sendok teh ketumbar
- 2 buah kemiri
- 4 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 5 cm kunyit/ secukupnya
- Laos/lengkuas diparut (sesuai berapa banyak yang diinginkan)
- 2 batang Serai ambil putihnya dan memarkan
-1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh gula

Cara membuat :
- Bersihkan ayam yang telah dipotong kemudian lumuri dengan air perasan jeruk nipis, remas-remas dengan daun salam dan daun jeruk
- Haluskan bumbu, kecuali laos dan serai
- Campurkan bumbu yang telah halus dengan ayam beserta laos parut dan serai kemudian tambahkan sedikit air aduk rata, air tidak lebih tinggi dari ayam
- Kemudian panaskan sampai air habis dan pastikan ayam sudah empuk
- Kemudia goreng ayam terpisah dari bumbu tadi
- Setelah proses penggorengan ayam selesai kemudian goreng bumbu tadi sampai kecoklatan dan diaduk terus supaya tidak gosong
- Taburkan bumbu ke ayam yang telah diletakkan dipiring dan siap di santap

Catatan :
- Ayam yang saya gunakan disini ukuran kecil jenis ayam blesteran bukan ayam boiler
- Untuk laos saya gunakan 5 buah seukuran jempol bisa disesuaikan sesuai selera
- Laos saya parut menggunakan parutan keju hasilnya jadi lebih bagus

Ayam goreng merah manis

Monday, August 17, 2015

Merdeka!!

Hari ini hari kemerdekaan indonesia semoga kita menjadi bangsa yang terus maju dan merdeka untuk berkarya dan berkreasi.

Jadi karena beberapa hari ini saya cuti dan lanjut libur kemerdekaan jadi seperti biasa ubeg-ubeg dapur. Ini resep dari ibu saya awalnya mau bikin yang sambal hijau tapi karena setelah menyusuri pasar dari ujung ke ujung tidak menemukan cabe hijau kriting akhirnya saya ganti cabe merah.

Bahan :
- Satu ekor ayam
- Minyak goreng

Bumbu ayam :
- 1 sdt Tumbar
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula
- 2 ruas kunir
- 1 buah laos besar
- 1 batang serai
- 2 lembar daun jeruk
- 1 buah jeruk
- 3 siung bawang putih
- air

Bumbu sambal :
- 6 cabe merah kriting
- 3 cabe merah besar
- 1 cabe rawit merah
- 1 siung bawang putih
- 7 siung bawang merah (iris tipis goreng jangan terlalu kering sisihkan)
- 5 butir tomat merah kecil
- Gula merah
- Garam
- Gula pasir
- 2 lembar daun salam
- 1/2 bawang bombai

Cara membuat :
- Ayam yang telah dipotong dan dicuci bersih lumuri dengan perasan jeruk san daun jeruk
- Bumbu ayam dihaluskan (untuk kunir, laos, serai dimemarkan)
- Campurkan bumbu ayam tersebut dengan ayam kemudian tambahkan sedikit air dan masak sampe airnya habis dan daging matang kemudian goreng ayam diapi sedang
- Untuk bumbu sambal  giling cabe, garam, gula pasir, gula jawa, bawang putih, tomat (bisa diiris atau dikutkan sambal). Untuk takaran gula garam tergantung selera karena kali ini saya ingin manis jadi gula merahnya memang lebih banyak. Bumbu diuleg tidak terlalu halus, uleg kasar saja lalu tumis bumbu sampai matang dan tidak langu serta masukkan daun salam
- Masukan bawang merah yang telah digoreng tadi aduk rata
- Kemudian masukan ayam goreng aduk rata dan taburkan irisan bawang bombay aduk rata sampai dirasa bumbu meresap lalu matikan api dan Taraaa siap dihidangkan😘

Note :
- Saat mencampurkan ayam dengan bumbu sambal gunakan api kecil
- Kunci kelezatan sambal ini sebenarnya pada bawang goreng merahnya ini resep rahasia kata ibu ala sumatra yang bikin masakan sambal khas sumatra terasa enak makin banyak bawang merah makin enak katanya.
- Karena saya tidak makan yang terlalu pedas makanya gula merah saya banyakin jadi ini resep percampuran sumatra dan jateng😅

Baiklah selamat berkreasi dan selalu tersenyum saat masak, biar tambah nikmat 😉


Cah Jamur kembang kol saos tiram

Friday, August 7, 2015

Ini hasil karya semalam simple recepiest for simple mom 😉 semua bahan udah ada dikulkas jadi ukurannya semua pakai kira-kira aja
Bahan dan bumbu :
- Satu bungkus jamur tiram
- 1/4 Dada Ayam potong dadu kecil-kecil
- Kembang kol
- Daun bawang
- Sledri
- 3 Siung Bawang putih
- 1 Sendok teh merica biji
- Merica bubuk secukupnya
- Garam
- Gula
- Saos Tiram
- Kecap asin
- kecap manis
- Minyak goreng

Cara membuat :
-  Haluskan bawang putih, garam, gula dan merica biji kemudian tumis hingga harum
- Masukkan ayam tunggu agak layu kemudian masukan jamur, bunga kol yang sudah di cuci bersih. Untuk hasil maksimal dari ayam biasanya saya sudah merebusnya terpisah terlebih dahulu baru dipotong-potong
- Tambahkan saos tiram, kecap asin dan manis, kenapa tidak saya beri takaran karena ini sesuai selera
- Jika dirasa sudah pas semua tambahkan merica bubuk bila suka rasa merica yang lebih tajam dan masukan seledri serta daun bawang aduk sebentar kemudian matikan kompor. Saya lebih suka daun bawang yang masih terlihat hijau
Taraaaa dan sajian simple yang leza siap untuk makan malam selamat mencoba 😉

Asem-asem tongkol

Sunday, June 28, 2015

Selamat hari minggu selamat berkreasi di dapur 😆

Masih edisi kangen masakan uti karena beliaunya jauh jadi saya berkreasi sendiri pagi ini 😊

Pagi ini saya buat asem-asem tongkol dengan resep yang sangat mudah seperti biasa.

Bumbu dan bahan:
- 3 buah Tomat hijau
- 2 buah tomat merah
- 6 buah cabe rawit
- 4 buah cabe ijo
- 2 buah cabe merah besar
- batang daun bawang
Pelengkap:
- gula
- garam
- santan encer
- 4 ekor tongkol
- minyak goreng

Cara membuat :
- goreng tongkol sampai cukup masak jangan sampai gosong kemudian angkat belah dua ambil durinya
- Iris semua bumbu dan tumis kecuali tomat hujau dan merah jangan sampai layu masukan santan encer (atau sesuai selera) masukan garam dan gula kemudian tongkol dan kira-kira mendidih dan semua bumbu merasuk masukan tomat tunggu sebentar angkat 😆

Taraaaa tongkol asem-asem siap disantap 😄

Garang asem Resep Uti

Saturday, June 13, 2015

Selamat Hari sabtu selamat berlibur!
Yup lagi libur dan agak nganggur jadi balik ke dapur 
Sudah lebih dari setahun tidak pernah mampir ke rumah sepotong roti, begitulah bila dilema antara rindu menulis dan malas bercampur haha.
Baiklah, banyak cerita, banyaaak sekali dan hey saya seorang istri sekarang finally ya  cerita tentang pernikahan dan segala persiapannya kita bahas lain kali ya hari ini kita nikmati dulu garang asem resep dari uti yang masih saya ingat samar-samar 
Bahan :
- satu ekor ayam kampung potong jadi 8/sesuai selera
- 5 pasang Rempelo hati
- santan 1/2 butir kelapa peras masih kental
Bumbu :
- 3 buah tomat hijau iris-iris
- 5/sesuai selera blimbing wuluh iris-iris
- 5 cabe rawit merah iris serong
- 10/sesuai selera cabe rawit hijau biarkan utuh
- 3 cabe merah besar iris serong
- 3 cabe hijau besar iris serong
- 4 siung bawang putih iris serong
- 5 siung bawang merah iris serong
Pelengkap:
- Daun pisan jemur biar lemas saat dilupat
- Tusuk gigi untuk pengait
- Garam
- Gula
* Laos, daun jeruk secukupnya dan serai (untuk merebus ayam di awal)*
Cara membuat ;
- Rebus ayam  dan rempelo ati sampai empuk dengan laos, daun jeruk dan serai supaya tidak amis dan tidak terlalu lama saat dikukus, tambahkan sedikit garam, setelah empuk angkat.
- Campurkan semua bahan dan bumbu dalam satu wadah besar aduk hingga rata dan diamkan.
- Kemudian siapkan daun pisang yang telah dilap bersih dan letakkan bahan yang sudah tercampur sedikit demi sedikit di daun pisang sertakan pula kuah dari santan yang sudah tercampur dengan bumbu.
-Siapkan pengukus pastikan air mendidih tidak sampe keatas sehingga hasil kukusan akan cantik dan bumbu tidak rusak. Setelah mendidih masukkan bahan yang sudah dibungkus tadi ke pengukus.
- Tunggu 20-30 menit dan pastikan ayam jadi "merotol" *sungguhan saya tidak menemukan padanan kata indonesianya merotol . Baiklah kemudian angkat dan letakkan dipiring saji.
Note :
- Ketika ayam dicampur bumbu, semua bumbu dalam keadaan mentah jadi jangan lupa dicicipi terlebih dahulu. Bisa jadi ketika mentah tomat dan blimbing wuluh tidak terlalu memberi efek kecut namun pas sudah matang rasa tomat dan blimbing akan lebih kuat
- Semua takaran sesuai selera jadi bisa ditambah atau dikurangi karena ayam yang saya gunakan diatas ukuran sedang
Selamat mencoba dan nambah lagi 

Belajar Bahasa Mandarin

Tuesday, July 2, 2013

Nǐ hǎo !

Jadi ceritanya sudah satu bulan ini saya belajar bahasa Mandarin. Awalnya karena secara kebetulan waktu saya menelpon ke International Village Ubaya untuk cek jadwal tes Toefl ITP di Neso Surabaya ternyata lembaga tersebut sudah tidak lagi berada disana namun diganti dengan TEC (Taiwan Education Center). Iseng saya bertanya tentang kursus disana ternyata mereka baru saja buka kelas, baru satu kali pertemuan. Untuk kelas basic biaya Rp. 500.000,- selama 24 kali pertemuan atau kurang lebih selama 3 bulan. Karena saya fikir bahasa Mandarin sering tercantum di beberapa perusahaan besar yang ada disini akhirnya saya memutuskan untuk ikut kursus.

Saya sama sekali belum pernah belajar bahasa Mandarin, masuk kelas pertama kali cuma senyum kanan senyum kiri dan mencoba meresapi yang di ajarkan Lǎoshī (guru) cantik kami. Bahasa Mandarin yang kami pelajari adalah chinese simplify (Mandarin - Taiwan) yang seharusnya lebih mudah dari Mandarin tradisional. Kemudian tiba saat kita satu persatu harus mencoba mepraktekan intonasi-intonasi bahasa Mandarin dan saya adalah murid dengan kesalahan pengucapan intonasi terbanyak 7 kali! haha hampir putus asa, lalu saya berfikir kembali selama ini saya termasuk cepat memahami bahasa asing jadi tidak mungkin menyerah hanya pada pertemuan pertama ini.

Jam kursus kelompok kami pada pukul 18.30 -20.00 wib setiap hari selasa dan kamis, pesertanya dari beraneka ragam umur, ada ibu dan anak yang memang belajar bersama, keren! Tante yang selalu duduk disebelah saya ini saja tidak pernah menyerah lalu kenapa saya menyerah. Putrinya berencana belajar di Taiwan, peserta lainnya beberapa mahasiswa yang akan melanjutkan S2 ke Taiwan, seorang ibu yang putrinya sudah di Taiwan, seorang teman saya, dan beberapa peserta lainnya.

Lambat laun saya menemukan kesenangan tersendiri mempelajari bahasa Mandarin ini dan setelah semakin memahami bahwa ternyata bahasa Mandarin seperti bahasa indonesia, tidak ada grammer yang ruwet seperti bahasa inggris. Hanya seperti bicara bahasa Indonesia kemudian diterjemahkan ke Mandarin dan mengingat jenis tulisan serta pelafalannya (nah yang ini lumayan susah :D) maka kamu juga akan menemukan bahwa ini sangat mudah.

Namun Lǎoshī saya berkata " Setiap bahasa memiliki kesulitannya masing-masing". Memang benar hanya perlu sedikit tekad dan rajin belajar. 


Modul

Gambar paling bawah itu hasil karya saya :D
Untuk menambah pemahaman saya, di luar kelas saya biasanya buka web ini www.mandarin.web.id atau bisa juga di temukan di play store Smart phone Android.  Banyak sekali aplikasi belajar bahasa asing tinggal kamu search saja bahasa apa yang ingin kamu pelajari maka pilihan aplikasi akan muncul. Ahhh beruntungnya kita berada di jaman yang serba canggih :)

*从未停止学习*
Cóng wèi tíngzhǐ xuéxí
(Never stop learning) ^,^

Gloomy Monday "Kalau Bisa Sekarang Kenapa Harus Nanti"

Monday, May 27, 2013

Sudah begitu lama tidak berkunjung ke Rumah Sepotong Roti, rasa kangen yang luar biasa harus bertarung dengan segala kemalasan untuk bercorat-coret, berceloteh disini dan akhirnya saya berhasil memenangkan pertarungan untuk kembali lagi kesini :)

Sepagian ini hujan mengguyur Sidoarjo, mendung, hitam, becek dan bercampur lagi dengan kemalasan untuk berangkat ke kantor tapi sekali lagi saya tetap harus berangkat. Senin pagi yang suram terlihat di luar sana.

Banyak hal yang sudah terlewati akhir-akhir ini, sedih, gembira, tawa, atau air mata membuat saya merenungkan sesuatu, semua itu di mulai dari penundaan-penundaan kecil yang kemudian menumpuk bagai bom atom yang akan meledak dan juga dari menyepelekan hal-hal yang terlihat sederhana. Seperti pakai kamera poket sambil tiduran di pantai (full story ada di cerita tentang petualangan ke karimun) akhirnya kena air laut, akhirnya lcd kameranya rusak nah kan benerinnya biaya lagi dan gak ada kamera sekarang hohoho ^o^

Lalu HP samsung yang naruhnya sembarangan di ujung kasur, pas tidur kena deh ma kaki kemudian jatuh ke lantai, terus sakarang batterynya jadi cepet habis, rasanya pengen sedih kok ya gak pantes habis salah-salah sendiri. Repotkan sekarang kalau battery baru dipakai sebentar udah habis, puicch.

Baiklah dengan segala macam kecerobohan yang saya kerjakan sebelumnya sampailah saya pada satu titik untuk memulai hari dengan prinsip hidup baru " Kalau Bisa Sekarang Kenapa Harus Nanti" mulai sabtu kemarin, apapun yang ingin saya postpone (tunda) saya kerjakan langsung, berat? iya! Namun kalau bukan saya sendiri yang memperbaiki hidup saya siapa lagi. Karena masing-masing dari kita bertanggung jawab terhadap hidup kita masing-masing.

Happy Gloomy Monday



Scrambled egg ala Rumah Sepotong Roti

Thursday, June 21, 2012

Walla.....

Saya terburu-buru mau pulang saat ini, tapi cerita sarapan pagi cantik ini terlalu sayang untuk di lewatkan. tumben saya pulang cepat ya? haha *mau ke dokter gigi*

Ini bukan tadi pagi sebenarnya, namun beberapa hari yang lalu...saat terbangun dengan senyum mengembang dan entah kenapa kemudian mengeluarkan telur dan tomat serta lolade dari kulkas dan jadi lah sarapan pagi yang cantik ini. Hemm...sebenarnya sarapan ini tidak cukup mengenyangkan untuk saya yang terbiasa sarapan nasi haha :)) namun sarapan ini mengingatkan saya pada salah satu adegan di film " Eat, Pray and Love" nya Julia Robert . Ada di salah satu bagiannya saat dia sedang berada di Italy, terbangun di pagi hari dengan perasaan bahagia, memanaskan air, merebus beberapa buncis dan telur...saya bisa merasakan perasaannya saat itu persis seperti yang saya rasakan beberapa hari lalu...feel blessing :)


scrambled egg, lolade and tomato
Kalau saja itu weekend saya akan bersandar di sofa lebih lama, tapi karena hari itu hari kerja tentu saja saya harus bergegas ke kantor setelah menghabiskan susu coklat hangat saya.

Memulai hari dengan sarapan yang tidak terlalu mengenyangkan dan perasaan bahagia membuat hari menjadi lebih indah. :)


Weekend dan Jogging pagi

Wednesday, June 20, 2012


Wallaa...

Minggu ini jadwal di kantor padat dengan meeting jadi saya belum sempat posting cerita weekend lalu..hehehe..jadi bagaimana weekend Anda? saya harap semua berjalan menyenangkan ya :)

Sabtu sore di akhiri dengan istirahat kelelahan karena harus membawa bed cover -bed cover dagangan dari Surabaya, seperti biasa namanya akhir pekan jalanan selalu macet, panas dan berpeluh namun sore dramatis saya diakhiri dengan hamparan langit kemerahan senja Sidoarjo.

senja di sudut Sidoarjo

 Karena tidur kesorean jadi saya bisa bangun kepagian di hari minggunya (senangnya :p ) setelah selesai bersiap-siap saya berangkat menuju GOR Sidoarjo. Hampir pukul 5.30 saat saya sampai di GOR yang jaraknya kurang lebih hanya 10 menit dengan berjalan kaki dari kos saya. Cuping hidung saya yang kecil mulai mencari -cari aneka sumber makanan yang semerbak menyambut saya haha saya melewati penjual Getuk kacang yang terlihat menggoda, stttt saya tidak berani menggambil gambarnya karena saya tidak mampir untuk membeli,  baiklah pulangnya saja, pikir saya dalam hati hehe :D lalu di susul penjual soto kudus yang sangat menggoda, sate dan aneka makanan lainnya.




Saya mempercepat langkah  menuju sisi Jogging track yang masih sangat sepi, beranjak pukul enam susana jogging track baru mulai ramai. Beberapa wanita juga sedang bersiap-siap untuk senam di bagian tengah jogging track tersebut.



tempat istirahat


jogging track


Lagi-lagi mata saya tertuju pada aneka makanan yang mengelilingi jogging track tersebut, penjual kue rangin yang masih hangat, penjual arum manis, susu kedelai, batagor, siomay heeemmm... saya sungguh tidak mampu menahan godaan bertubi-tubi seperti itu.

Pukul 06.20 senampun di mulai, saya tidak suka senam hehe jadi saya duduk di tempat peristirahatan dan menikmati batagor hangat yang rasanya cukup nikmat hehe * mungkin karena saya kelaparan :p




batagor

Sudah cukup menikmati batagor saya lari lagi satu putaran, dan mata saya tertuju pada susu kedali hangat di salah satu sudut..sepertinya sangat lezat.

susu kedelai


Matahari mulai naik dan suasana jogging track mulai ramai jadi saya memutuskan untuk pulang saja dan sekali lagi saya berhenti di kedai soto Kudus, tapi saya tidak terlalu percaya diri untuk makan sendiri di sana jadi saya bawa pulang saja haha :D

soto kudus

 Minggu pagi yang menyenangkan dan olah raga yang penuh dengan makanan xixi :p


Spaghetti Pertama

Friday, June 15, 2012

Walllaaa...
This is it Spaghetti Bolognese ala Chef Klita Quinn  ;)

(My Spaghetti Bolognese :D)
Senyum cengar-cengir saat membawa spaghetti ini ke kantor lalu memanggil semua orang untuk mencobanya. Beberapa diantaranya melihat saya dengan muka ragu haha jelas saja, ini hasil karya saya yang pertama untuk spaghetti namun setelah saya yakinkan dan mereka berkata " Enak ciiinnn!!" huwaaaa mata saya mulai membesar dan berkaca-kaca (persis film kartun jepang) haha =))

Pagi tadi saya bangun dengan senyum lebar di bibir saya entah kenapa mungkin mood nya memang sedang baik, lalu terlintas spaghetti yang sudah lama tersimpan sejak acara lomba masak yang gagal itu, Anda masih ingat kan? yang ini http://rotisepotong.blogspot.com/2012/04/gagal-lomba-masak.html haha

Lalu saya segera bergegas ke dapur dan membawa semua bahan yang diperlukan.
Bahan :
250 gr spaghetti (La Fonte)
Keju parut

Saus :
1 sdm mentega
75 gr bawang bombay cincang halus
2 siung bawang putih cincang halus
1 bungkus cornet beef
1 sdt merica
1 sdt oregano
100 gr saus tomat
50 gr pasta
kaldu
garam

cara membuat :
Buka handphone Anda dan lihatlah berbagai resep sepaghetti disana hahaha karena memang itu yang saya lakukan tadi pagi. Alhasil hanphone saya terkena mentega :)) .

Pertama saya potong-potong dan cincang bawang bombay dan bawang putih, untuk bawang bombay saya lihat di beberapa resep takarannya sebanyak itu sedangkan yang saya punya adalah satu buah bawang bombay yang sangat besar jadi saya lihat di plastiknya masih tertera berapa berat bawang bombay itu jadi saya kira-kira saja untuk 75 gram seberapa.

Panaskan 1 sdm mentega lalu tumis bawang bombay dan bawang putih yang sudah dicincang tadi. Setelah tercium harum, masukan daging cincang harusnya namun karena yang saya punya sebungkus kornet daging jadi itu yang saya masukkan dan aduk rata. Lalu tambahkan saus tomat, oregano, pasta, garam, mrica dan kaldu, harusnya kaldu ini adalah 100 cc yang artinya itu kaldu berbentuk cair dan yang saya tangkap dalam otak saya tadi pagi adalah kaldu gel sebanyak 100 cc, itu lho kan ada kaldu instan yang agak mengental seperti gel, nah itu dalam angan saya kita harus memasukan 100 cc kaldu gel itu, sedangkan satu bungkus saja hanya 30 cc dan itu sudah terlihat sangat banyak sekali. Karena saya tidak yakin, jadi saya hanya menambahkan setengah sendok teh kaldu gel saja haha (untung saja begitu, kalau saya tambahkan satu bungkus pasti asin sekali haha).

Menurut chef La borne alias Bapak Tony La borne karena saya sama sekali tidak menambahkan air yang seharusnya ada dalam kaldu cair tadi makanya saos lebih kental tapi *dengan gaya sok juri Master chef pak Tony melanjutkan penilaiannya, katanya rasanya "enaaaaak" dan dia menyantap bersih spaghetti hasil karya saya haha (apapun motif dia menghabiskan spagehtti itu saya sangat bahagia) hahaha saya masih belum bisa percaya kalau mereka bilang enak :))

Baiklah lanjut lagi mengenai proses pembuatannya, setelah selesai membuat saos saya baru merebus spaghetti nya dalam air yang sudah saya tambahkan 1 sdm mentega sehingga spaghetti tidak lengket. Lalu saya masukan ke wadah terpisah antara spaghetti dan saosnya lalu saya bawa ke kantor. Dan taraaa...sampai kantor spaghetti nya agak mengeras namun untungnya tidak patah-patah. Lain kali saya akan memasak spaghettinya di kantor saja biar tetap lembut. Setelah di tata rapi di piring jangan lupa di taburi keju parut ;)



 
 Saya bukan pecinta spaghetti sesungguhnya, namun saya malah jadi terobsesi untuk membuat spaghetti-spaghetti selanjutnya *sudah tidak sabar* haha :D

Spaghetti tersantap habis oleh teman-teman kantor, saya terharu sekali haha...jumat yang menyenangkan dan penuh senyuman ^^

Jalan sehat dan Rawon Pak Pangat

Wallaa...

Sudah lamaaaaaaa yaaaaa tidak berkunjuuuuungg ke rumah sepotong roti (hehehe lebay nya kambuh). Terlalu banyak cerita yang terlewatkan, baiklah kita mulai flasback dengan weekend lalu.
Minggu lalu kebetulan ada acara jalan sehat di kantor dalam rangka menyambut 25 th nya kantor. Acara jalan sehat di mulai pukul 5.30 haha sudah kebayang pasti bakal telat secara saya dari Sidoarjo dan acara di Surabaya. Saya dan seorang teman sudah janjian jam 05.00 sampai tempat saya dan kita meluncur ke Surabaya, di perjalanan sempat saya mengkonfirmasi beberapa teman lainnya ternyata mereka belum berangkat dan alhasil kami sekalian menjemput mereka.

Pukul 06.15 kami sampai di kantor surabaya dan benar adanya jalan masuk ke kantor sudah diblokir polisi, terpasa kendaraan diparkir di depan pertokoan dekat kantor dan kami menunggu disana rombongan jalan sehat tersebut. Uppss..saya sudah berusaha menghindar saat big bos melihat saya baru datang dan saya sambut dengan sebuah "cengiran lebar" saat dia memanggil saya "Hehe..Bapak *cliiing-nyengir*" sapa saya.

 Kami mulai berjalan mengelilingi jalan seputaran kantor kurang lebih 45 menit dan kembali ke kantor untuk menunggu pengundian hadiah dan doorprize.

suasana selesai jalan sehat

Tenda snack dan coffee

Vunny dan tiket doorprize


apapun posisinya tetep ya :D


Michelle (Mr. Laborne daughter)
Acara ini untuk karyawan area Surabaya sekitar beserta keluarga mereka jadi sangat ramai. Hampir pukul sembilan saat seluruh doorprize dan hadiah di umumkan dan tidak satupun diantara kami (genk huru-hara) yang mendapatkan doorprize haha..tapi keseluruhan acara menyenangkan dengan MC yang sangat menghibur (sorry saya lupa memoto mereka :D ).

Lalu, selanjutnya saatnya sarapan yang terlalu kesiangan. Setelah acara selesai kami segera meluncur mencari sarapan dan Findyck mengusulkan Rawon Pak Pangat. Karena hari minggu biasanya banya car free day  dan jalanan banyak yang ditutup jadi kami harus memutar jalan beberapa kali hingga akhirnya sampailah di Rawon Pak Pangat yang berada di Ruko Lotus Jl. Ketintang Baru Selatan 1/15 Surabaya. Kata Findyck ini sebenarnya cabang dari Rawon Pak Pangat yang berada di dalam pasar DTC (Darmo Trade Centre) Wonokromo, Surabaya.

Saya sudah sangat lapar sekali saat itu sampai tidak terfikir untuk memoto daftar menu, interior dan lain-lainnya. Yang terfikir hanya rawon panas yang lezat, setelah menunggu tidak terlalu lama datanglah pesanan kami bertujuh. Findyck menyarankan untuk memesan Rawon campur jadilah saya memasan rawon tersebut. Beberapa teman lain memesan menu berbeda yang kurang lebih hampir sama. Rata-rata harga rawon berkisar Rp. 12.000,- an dan minuman 4000 ribuan tergantung menu yang dipilih.

rawon campur

Es beras kencur

Rasa nasi rawonnya pas dilidah saya dan totaly saya suka, tidak terlalu asin dan pas. Next, saya akan kesana lagi dan mengambil beberapa foto lebih banyak :D

Rawon Pak Pangat
Begitulah weekend kami minggu lalu, penuh dengan tawa canda dan kegilaan seperti biasa. Setelah mengantar beberapa teman pulanglah saya dan teman saya ke Sidoarjo dan kami salah pilih jalan masuk tol hahaha...no panic, no worry hanya terfikri paling akan sampai Malang saja haha :D. Namun ternyata ada jalan yang bisa membawa kami ke arah Sidoarjo kota dan lebih cepat dari jalan biasanya. So, sampailah di kamar tercinta dan menghilang dalam dunia mimpi sampai sore :D

*nice weekend, nice friend and nice life, what's else?*

Rafting Pertama

Tuesday, May 15, 2012

Wallaa..

Selamat hari selasa.. Sidoarjo masih mendung seperti kemarin namun hujan sudah tidak lagi mengguyur. Suasana kantor sangat tenang begitupun suasana hati saya halah halah :))

Weekend kamarin saya hanya menghabiskan waktu seharian mengunjungi beberapa mall di Surabaya karena memang harus ada yang dicari, sangat riskan untuk berlama-lama di mall pada bulan Mei seperti ini karena sedang ada "Surabaya Shopping Festival" yang artinya diskon menggiurkan dimana-mana haha :D saya lebih baik menghindar ;)

Kalau dua minggu lalu, tepatnya 29 April 2012 saya dan Genk Huru-Hara pergi rafting ke daerah Pacet. Sebenarnya sempat terfikir akan sangat tidak menarik untuk rafting di bulan-bulan seperti ini karena air sungai pasti tidak akan sederas di bulan Januari atau bulan-bulan hujan namun karena kami niat awalnya hanya untuk bersenang-senang jadi berangkat saja.

Dari Sidoarjo membutuhkan kurang lebih sekitar satu jam untuk mencapai Pacet dengan kecepatan motor yang kurang lebih 80 km/jam. Langsung masuk ke wisata air panas Pacet dan base came untuk pendaftaran rafting, outbond, flying fox, dan kegiatan outdoor lainnya berada di bagian atas dari kolam air panas.

Tempat pendaftaran
Kami memilih rute rafting Mahameru dengan rute terjauh kurang lebih 3 jam . Setelah menunggu beberapa saat kami mulai bersiap-siap mengenakan baju pelampun dan helm.

haha they're so cute

Genk Huru-Hara formasi lengkap plus yang moto


Atas (saya, Vanny, Fika) & Bawah Ki-ka ( Tito, Binar, Findick)


Beberapa saat kemudian dilanjutkan dengan briefing pengarahan dari pemandu dan pemanasan sebentar. Kebetulan hari itu kami bersamaan dengan peserta dari kota Malang jadi sangat ramai.

Pengarahan dari pemandu

pemanasan in action :p

Setelah pemanasan rupanya kami masih harus menunggu cukup lama untuk menunggu giliran mobil yang mengantar kami ke sungai. Karena jarak dari base came menuju sungai cukup jauh jadi tidak memungkinkan bila harus jalan kaki yang pastinya akan sangat memakan waktu.

Taraaa...inilah mobil yang akan membawa kami ke sungai hehe :D

Apapun keadaannya tetep ya pose :p

Sekitar 20 menit kami tiba dipemberhentian untuk menuju sungai, saya fikir berhenti langsung sungai ternyata masih harus berjalan lagi menyusuri persawahan penduduk dan melewati lereng-lereng curam menuju sungainya. Sayang sekali kami tidak diperkenankan membawa kamera padahal pemandangan yang disuguhkan benar-benar luar biasa, tapi memang tidak memungkinkan untuk membawa kamera, atau kamera Anda akan terbating-banting saat di air ;p.

Saya jadi ingat jaman muda banget..(jiahhh...kalau sekarang kan muda saja haha ) ketika mendaki Gunung Merbabu betapa ngos-ngosan dan rasanya sudah mau pulang untuk tidak melanjutkan pendakian. Itu sekitar sebelas tahun yang lalu ketika lulus SMU jadi pastinya sekarang jauh lebih ngos-ngos an lagi..hahha..sudah beberapa hari saya tidak olah raga dan kemudian harus menuruni lereng - lereng curam yang sangat licin dan ketika pada akhirnya sampailah saya di sungai, kaki saya sudah bergetar dengan hebatnya dan terduduk lemas haha :))

Namun menyaksikan gemericik air yang mengalir di dinding-dinding tebing dan air sungai yang sangat bersih, batu-batu besar, pohon disekitar tebing yang sangat indah serta udara yang sejuk rasanya semua rasa lelah saya terbayar. Setelah menunggu perahu di pompa, satu demi satu group diberangkatkan. Saya satu group bersama Binar dan Vanny dan kami adalah group terakir.

Sungainy bisa dibilang cukup kecil dan banyak terdapat batu besar, meski sudah memasuki akhir April namun air sungai masih deras. Karena sempit jadi kami peserta tidak memakai dayung, hanya pemandu saja. Bagi saya ini rafting pertama saya, jadi tentu saja saya sangat bersemangat dan penasaran.

Ada satu kali pemberhentian dimana semua peserta bisa berhenti untuk makan makanan kecil dan minuman jahe hangat yang sudah di sediakan. Dan untuk perahu-perahu mengisi angin, kebetulan perahu kami salah satunya karena sempat kempes jadi rasanya agak sakit saat kami melintasi bebatuan. Istirahat kurang lebih lima belas menit, kemudian perjalanan dilanjutkan kembali.



Tito, Fika dan Findick Team

Vanny, Binar dan saya
 Rasanya suara sudah hampir habis karena berteriak-teriak, beberapa kali terjebak batu dan Vanny kecebur kesungai, rupanya dari team satunya Fika juga tercebur ke sungai. Malam hampir datang dan kami masih berada di sungai dan tidak tahu masih berapa jauh lagi jarak yang harus kami tempuh. Beberapa kali kami bertanya pada pemandu "Masih jauh ya mas?" haha rupanya kami mulai bosan dan badan sakit semua.



Adzan berkumandang saat kami sampai di hilir sungai rasanya lega sudah tidak perlu lagi melihat batu-batu besar seperti raksasa di malam hari (haha berlebihan !)


akhirnya ...berhasil berhasil hore :D

Begitulah cerita rafting pertama saya, panjang ya? haha...nantikan rafting-rafting dan petualangan-petualangan selanjutnya ;)



 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS